Kebudayaan Melayu
Manusia adalah makhluk yang diciptakan tuhan sebagai
satu-satunya makhluk yang berbudaya, dimana kebudayaan memiliki pengertian
sebagai seluruh sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka
kehidupan masyarakat yang dijadikan manusia dengan belajar (Koentjaraningrat)
JJ Honigman dalam bukunya "the world of man" (1959) membedakan gejala kebudayaan yang bisa ditemui kedalam tiga tahap yaitu Ide, Aktivitas, dan yang terakhir adalah Artifak atau totalitas dari hasil fisik yang berupa perbuatan, karya yang bersifat konkret.
JJ Honigman dalam bukunya "the world of man" (1959) membedakan gejala kebudayaan yang bisa ditemui kedalam tiga tahap yaitu Ide, Aktivitas, dan yang terakhir adalah Artifak atau totalitas dari hasil fisik yang berupa perbuatan, karya yang bersifat konkret.
Orang Melayu
memiliki identitas kepribadian pada umumnya yaitu adat-istiadat Melayu,
bahasa Melayu, dan agama Islam. Dengan demikian, seseorang yang mengaku dirinya
orang Melayu harus beradat-istiadat Melayu, berbahasa Melayu, dan beragama
Islam. Maka dari itu jika diperhatikan adat budaya melayu maka tidak lepas dari
ajaran agama Islam seperti dalam ungkapan pepatah, perumpamaan, pantun, syair,
dan sebagainya menyiratkan norma sopan-santun dan tata pergaulan orang Melayu.
Adat
Aturan-aturan
tentang beberapa segi kehidupan manusia yang tumbuh dari usaha orang dalam
suatu daerah yang terbentuk di Indonesia sebagai kelompok sosial untuk mengatur
tata tertib tingkah-laku anggota masyarakatnya. Di Indonesia, aturan-aturan
tentang segi kehidupan manusia itu menjadi aturan hukum yang mengikat dan
disebut hukum adat (Yayasan Kanisius, 1973).
di melayu terdapat tiga jenis adat yaitu adat sebenar adat atau adat yang memang tidak bisa diubah lagi karena merupakan ketentuan agama , adat yang diadatkan adalah adat yang dibuat oleh penguasa pada suatu kurun waktu dan adat itu terus berlaku selama tidak diubah oleh penguasa berikutnya, dan adat yang teradat adalah konsensus bersama yang dirasakan baik, sebagai pedoman dalam menentuhan sikap dan tindakan dalam menghadapi setiap peristiwa dan masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat.
Adat-istiadat yang merupakan pola sopan-santun dalam pergaulan orang Melayu di Riau sebenarnya sudah lama menjadi pola pergaulan nasional sesama warga negara. Bahasa Melayu yang telah menjadi bahasa nasional Indonesia mengikutsertakan pepatah, ungkapan, peribahasa, pantun, seloka, dan sebagainya, sehingga tidak mudah untuk mengidentifikasi pepatah dan peribahasa yang berasal dari Melayu dan yang bukan dari Melayu.
Karakteristik
di melayu terdapat tiga jenis adat yaitu adat sebenar adat atau adat yang memang tidak bisa diubah lagi karena merupakan ketentuan agama , adat yang diadatkan adalah adat yang dibuat oleh penguasa pada suatu kurun waktu dan adat itu terus berlaku selama tidak diubah oleh penguasa berikutnya, dan adat yang teradat adalah konsensus bersama yang dirasakan baik, sebagai pedoman dalam menentuhan sikap dan tindakan dalam menghadapi setiap peristiwa dan masalah-masalah yang dihadapi oleh masyarakat.
Adat-istiadat yang merupakan pola sopan-santun dalam pergaulan orang Melayu di Riau sebenarnya sudah lama menjadi pola pergaulan nasional sesama warga negara. Bahasa Melayu yang telah menjadi bahasa nasional Indonesia mengikutsertakan pepatah, ungkapan, peribahasa, pantun, seloka, dan sebagainya, sehingga tidak mudah untuk mengidentifikasi pepatah dan peribahasa yang berasal dari Melayu dan yang bukan dari Melayu.
Karakteristik
Orang Melayu sangat identik dengan kesopanan dalam
pergaulan dimana bisa kita lihat dalam sebuah karya sastra melayu :
Hidup sekandang
sehalaman
tidak boleh
tengking-menengking
tidak boleh
tindih-menindih
tidak boleh
dendam kesumat
Yang patut
dipatutkan
Yang tua
dituakan
Yang berbangsa
dibangsakan
Yang berbahasa
dibahasakan
dan Orang Melayu sangat identik dengan sikap gotong royong yang dapat dilihat pada :
Lapang sama
berlegar
Sempit sama
berhimpit
Lebih
beri-memberi
Kalau berjalan
beriringan
Ciri Khas
Budaya Melayu
- Ada Upacara Lingkaran Hidup mulai dari proses pernikahan, kelahiran di 7 bulan awal yang dikenal dengan nama Lenggang perut, hingga kelahiran bayi dimana ada pemotongan rambut bayi (aqiqah), kemudian upacara kematian dari 40 hari hingga 100 hari
- Memiliki tari zapin dan rentak sembilan yang sangat umum dikenal orang Indonesia
- Seni tenun yang khas dimana dikenal kain songket
- Orang melayu sangat mahir dalam kegiatan berbalas pantun.
Fakta melayu
orang melayu umumnya di idenditaskan sebagai orang yang tinggal di tanah melayu, beragama islam, dan melaksanakan adat istiadat melayu, namun sebenarnya melayu sendiri ibarat rumah yang di isi oleh berbagai macam penghuni dengan berbagai macam jenis pandangan hidup pula dan tidak harus orang yang mendiami daerah melayu. dikarenakan dalam perkembangan zaman melayu memiliki berbagai macam versi.
orang melayu umumnya di idenditaskan sebagai orang yang tinggal di tanah melayu, beragama islam, dan melaksanakan adat istiadat melayu, namun sebenarnya melayu sendiri ibarat rumah yang di isi oleh berbagai macam penghuni dengan berbagai macam jenis pandangan hidup pula dan tidak harus orang yang mendiami daerah melayu. dikarenakan dalam perkembangan zaman melayu memiliki berbagai macam versi.



0 komentar:
Posting Komentar